Senin, 15 Mei 2017

Menelusuri Cerita Asal Mulanya Permainan Masa Kecil

1. Asal Usul Permainan Ular Naga
Permainan ular naga merupakan permainan tradisional indonesia. Permainan ini memiliki nama yang berbeda dari setiap daerah, tetapi tata cara permainan dan aturannya tetap sama yang membedakan hanya lagu dan dialognya saja, permainan ini biasanya dimainkan pada waktu sore dan malam hari, dilapangan atau tempat yang luas. Akan tetapi, di dalam permainan ini terdapat mitos rakyat di dalamnya :
Berikut Mitos-mitosnya
- Dibalik syair lagu ular naga terdapat bait-bait yang mengandung ritual persembahan atau pengorbanan "ular naga panjangnya bukan kepalang, menjalar-jalar selalu kian kemari, umpan yang lezat itulah yang dicari, ini dianya yang terbelakang" coba anda baca bait pertama, disana terdapat pemujaan yang memuji muji ular naga, lalu pada bait terakir baru menyerahkan pengorbanan
- Pada awal permainan beberapa anak mengajukan menjadi induk dan gerbang, tujuan menjadi induk dan gerbang. Induk yang dimaksud menurut mitos adalah seorang tertua/kepala adat/kepala suku sedangkan gerbang itu terdapat sebuah simbol yang mana dulu merupakan gerbang goa yang didalamnya terdapat sang naga
- Ketika lagu habis dinyanyikan, anak yang berdiri paling belakang akan ditangkap oleh gerbang, menurut mitos ini bermaksud korban atau persembahan pada jaman dahulu itu dilemparkan ke dalam goa untuk menjadi santapan naga
- Permainan akan dimulai kembali. Dengan terdengarnya nyanyi, ular naga kembali bergerak dan menerobos gerbang, dan lalu ada lagi seorang anak yang ditangkap. Perbantahan lagi. Demikian berlangsung terus, hingga induk akan kehabisan anak dan permainan selesai

2. Permainan Ular Naga
Ular naga adalah satu permainan berkelompok yang biasa dimainkan di luar rumah di waktu sore dan malam hari. Tempat bermainnya di tanah lapangan atau halaman rumah yang agak luas. Lebih menarik apabila dimainkan di bawah cahaya rembulan.Pemainnya biasanya sekitar 5-10 orang, bisa juga lebih, biasanya permainan ini dilakukan oleh anak-anak yang berusia 5-12 tahun. Permainan ular naga ini menjadi populer dikalangan anak perempuan karena, permainan ini dilakukan dengan cara sambil bernyanyi. Namun, anak laki-laki juga terkadang ikut memainkan permainan ular naga ini.
 3. Media Permainan dan Cara Bermain
- Pemain 5-10 orang
- Lagu untuk mengiringi permainan. Untuk lagu dalam permainan ular naga biasanya menyanyikan lagu ular naga. Namun, lagu tersebut dapat dirubah sesuai dengan keinginan dan para pemain tersebut, berikut lirik dari lagu ular naga ;
versi 1
" ular naga panjangnya bukan kepalang menjalar-jalar selalu kian kemari umpan yang lezat itulah yang dicari ini dia nya yang terbelakang"
versi 2
" ular naga panjangnya bukan kepalang berjalan-jalan selalu riang kemari umpama lezat inilah yang dicari itu dia nya yang dibelakang"
-  Pada mulanya anak-anak yang berperan sebagai ular naga berbaris dengan rapi sampai ke belakang, yang tangkas dalam berbicara berada di paling depan karena dia nantinya yang akan menuntun permainan atau sebagai juru bicaranya
- Kemudian mengitari induk atau bisa disebut juga dengan gerbang masuk naga sambil menyanyikan lagu yang telah tertara di atas
- Pada saat lagu tengah selesai dinyayikan, maka masuklah naga ke dalam gerbang. Dan anak yang paling terbelakang akan ditangkap oleh gerbang
- Lalu setelah itu barulah induk angkat bicara, mulailah si induk bernegosiasi dengan gerbang saling bantah membantah prihal anaknya yang telah tertangkap
- Dan pada akhirnya sang anak atau barisan paling belakang memang harus ditangkap begitu seterusnya, lalu anak yang telah disandera disuruh memilih ditempatkan di belakang salah satu orang yang menjadi gerbang
- Penyaderaan anggota akan terus terjadi sampai sang induk kehabisan anggota. Dan kemudian permainan akan diulang membentuk ular naga baru

4. Manfaat Permainan Ular Naga
Banyak sekali manfaat yang didapatkan dari permainan ular naga. Berikut adalah beberapa manfaat positif yang dapat kita ambil khusunya bagi anak-anak yaitu :
a. Semakin mempererat ikatan kita dengan teman
b. Belajar berbagi dan belajar bagaimana kita mempertahankan teman kita
c. Belajar menjadi pemimpin yang baik bagi adik-adik kita
d. Akan terlatih emosional dan kecakapannya dalam berkomunikasi
e. Selai itu permainan ini juga mendidik anak tentang arti kebersamaan dan menghargai orang lain, tanpa menghiraukan adanya kemenangan atau kekalahan yang diperoleh pada saat bermain



Tidak ada komentar:

Posting Komentar